Sampah Bermunculan Di Selokan Mataram

Kekeringan mengakibatkan sampah sampah yang berada di sungai selokan mataram bermunculan dan ada yang menambahinya dengan membuang sampah disungai,masyarakat belum sadar betul  akan bagaimana cara mengolah limbah sampah.Mungkin perlu adanya sosialisai tentang bagaimana mengolah limbah agar dapat terkondisikan dengan tepat.Sehingga sampah tidak mencemari lingkungan apalagi sungai,dipandang matapun pemandangan seperti ini tidak etis dan bahkan mungkin jijik,sebenarya dalam mengolah sampah hanya perlu kesadaran dari sendiri untuk tidak membuang sampah disungai serta perlu kesadaran untuk memilah dan mengolah sampah tersebut.

Sampah yang dibuang kesungai akan sangat berpengaruh terhadap lingkungan jika dalam sungai tersebut terdapat ikan maka habitat nya pun akan terganggu , semisal dari limbah cairan detergen yang dibuang kesungai selain mencemari mungkin juga bisa membunuh anak ikan yang masih kecil kecil.Biasakan kita sebagai sumberdaya manusia harus bijaksana dalam berfikir dan bertindak.Dalam pengolahannya sampah  kita dapat memulai dari  :

  1. Membedakan / memilah sampah organik dan anorganik
  2. Sampah organik kita bisa gunakan menjadi pupuk (buang disawah,kebun) dan anorganik kita jual kepada bank sampah atau buat kreasi agar menjadi barang yang berguna

Perlu kesadaran bahwa kita harus memilah dalam membuang sampah serta membedakan mana yang sampah organik dan non organik sehingga dapat di proses dengan tepat,sebisa mungkin kita sebagai sumber daya manusia dapat mengurangi sampah tersebut dan menggunakan barang tidak sekali pakai, contoh saja menggunakan sapu tanggan untuk mengganti tissue, menggunakan botol yang bisa dicuci untuk mengganti botol sekali pakai.

solusikebersihan.com merupakan platform online yang menyediakan solusi peralatan kebersihan, klik di sini untuk mempelajari produk kami. Kami juga mengulas topik-topik yang berhubungan dengan lingkungan hidup, klik di sini untuk mempelajari selengkapnya. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat kontak kami klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *