Pentingnya Menjaga Lingkungan Kantor yang Sehat

sumber : http://economy.okezone.com/read/2017/04/20/470/1672736/over-supply-20-ruang-kantor-kosong-melompong

Menjaga kesehatan lingkungan adalah poin utama dalam menjaga kesehatan tubuh tiap individu. Dengan tubuh yang sehat, seseorang dapat melakukan berbagai aktivitas dengan maksimal. Lingkungan yang bersih dan sehat terkadang tidak diperhatikan karena kesibukan kita masing-masing.

Selain rumah, kantor adalah tempat yang paling sering kita tempati. Di kantor, kita banyak melakukan aktivitas yang tentu saja menghasilkan limbah, mulai dari limbah kertas, kimia, hingga sisa makanan.

Menjaga kebersihan lingkungan kantor sangat penting untuk dilakukan. Dengan lingkungan kantor yang bersih dan sehat, maka hasil kerja akan lebih maksimal. Hal ini dikarenakan tubuh kita akan bekerja dengan lebih tenang dan optimal pada lingkungan yang nyaman.

Tekanan pekerjaan terkadang membuat seseorang merasa cepat lelah dan stress. Hal ini juga dapat memicu berbagai penyakit pada tubuh manusia. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, maka kita akan terhindar dari berbagai penyakit.

sumber : https://hub.jhu.edu/at-work/2018/08/21/focus-on-wellness-stress/

Selain itu, lingkungan kantor yang bersih juga menciptakan udara yang bersih, sejuk, dan segar. Udara yang bersih memiliki banyak manfaat bagi tubuh, seperti :

  • Mengurangi stress
  • Menjaga daya tahan tubuh
  • Melancarkan peredaran darah
  • Mengoptimalkan fungsi otak
  • Menjaga kesehatan jantung dan pari-paru
  • Memperbaiki mood

Dengan begitu, hasil kerja di lingkungan kantor akan lebih baik dan efektif.

Untuk menjaga kebersihan lingkungan kantor, langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan menyediakan tempat sampah pilah. Kebersihan akan tercipta jika tiap individu mau menjaga lingkungan. Tempat sampah pilah akan memudahkan dalam pengelolaan sampah.

Selain tempat sampah pilah, gerobak sampah dan tempat sampah dorong akan memudahkan pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir.

solusikebersihan.com memproduksi berbagai jenis tempat sampah pilah, dorong, gerobak sampah, dan berbagai produk fiberglass lainnya. Tempat sampah fiberglass memiliki daya tahan dan kekuatan yang lebih baik dibanding plastik.

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai produk kami .

Saatnya Beralih ke Produk Reusable

Salah satu peran penting kita sebagai penghuni bumi adalah menjaganya agar tetap lestari. Aksi kecil dapat memberi dampak besar bagi masa depan bumi kita ini. Sampah adalah salah satu masalah besar yang hanya dapat diselesaikan jika setiap individu mau mengubah kebiasaannya. Menggunakan produk reusable dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi sampah.

Produk reusable merupakan produk yang dapat digunakan secara berulang-ulang. Dengan begitu, kita tidak langsung membuangnya sehingga sampah tidak dihasilkan. Saat ini produk-produk reusable sudah mulai digalakkan, sehingga mudah bagi kita untuk mendapatkannya. Berikut adalah beberapa contoh produk reusable.

1. Reusable Straw

Saat ini reusable straw telah menjadi tren baru terutama dikalangan anak muda. Selain modelnya yang bervariasi, menggunakan reusable straw juga dapat menghindarkan kita dari bakteri-bakteri yang mungkin menempel pada sedotan yang berada di tempat terbuka. Reusable straw-pun kini tersedia dalam berbagai bahan, seperti stainless, silikon, bambu, hingga kaca.

2. Masker Kain

Masker kain kini menjadi populer sejak adanya anjuran untuk menggunakan masker dimasa pandemi covid-19. Masker kain saat ini juga memiliki varian yang sangat beragam dan memiliki style-nya sendiri.

3. Kantong Belanja

Kantong belanja plastik memang masih menjadi favorit bagi sebagian masyarakat karena praktis dan mudah didapat. Namun sampah plastik bekas belanja yang hanya sekali pakai kini menjadi masalah besar mengenai sampah. Sepertinya sudah saatnya kita beralih ke kantong belanja reusable, kembali seperti dulu.

4. Tumbler

Tumbler atau botol minum memiliki banyak manfaat. Selain mengurangi produksi sampah, tumbler juga membantu menjaga kita untuk selalu minum dan terhindar dari dehidrasi. Variasi model tumbler sudah sangat beragam, sehingga banyak orang mulai tertarik menggunakan tumbler.

5. Reusable Menstrual Pad

Sampah pembalut merupakan salah satu permasalahan sampah yang masih cukup sulit diatasi. Penggunaan menstrual cup dan pembalut kain dapat menjadi solusi terbaik saat ini, meskipun penggunaannya belum begitu populer.

Tujuan utama dari penggunaan produk reusable adalah menggunakan suatu produk yang tahan lama dan dapat digunakan secara berulang-ulang sehingga meminimalisir produksi sampah. Bahkan sebuah tempat sampah juga seharusnya tahan lama.

Perusahaan kami memproduksi tempat sampah berbahan fiberglass yang lebih tahan lama dan kuat dibandingkan plastik. Anda dapat melihat detail produk kami di

https://www.facebook.com/solusikebersihancom

atau melalui WhatsApp 0857 6863 6842

Pelajari Manfaat Sampah Organik Sebelum Membuangnya!

Sumber : https://waste4change.com/processing-organic-waste-through-vermicomposting/composting-nyc/

Daun-daunan, sisa makanan, bangkai hewan dan tumbuhan, semua sampah ini menimbulkan aroma yang tidak sedap. Sampah organik adalah sampah yang dapat mengalami pelapukan dan terurai dengan mudah. Jenis sampah ini biasanya langsung dibuang karena akan menimbulkan aroma yang menyengat.

Taukah kamu, jika ditangani dengan tepat sampah organik memiliki manfaat yang sangat baik. Sampah organik mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat jika diolah dengan benar. Berikut ini adalah beberapa hasil olahan sampah organik.

1. Kompos

Sumber : https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/berkebun/pupuk-nutrisi-tanaman/81jnxw-jual-pupuk-kompos-untuk-media-tanam-berat-5-kg-100-persen-joss-ayo-buktikan-sendiri

Kompos merupakan bahan tambahan yang digunakan sebagai sumber nutrisi pada tumbuhan. Pembuatan kompos sangatlah sederhana, yaitu mencampurkan sampah organik yang telah dipilah dengan starter mikroorganisme pembusuk. Sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos adalah sampah yang cepat membusuk dan terurai. Kompos dinyatakan sudah matang apabila sudah menyerupai tanah, tidak berbau busuk, dan gembur.

2. Pupuk Cair

Sumber : https://bibitbunga.com/cara-membuat-pupuk-organik-cair-poc/

Sampah organik berupa cairan biasanya berasal dari limbah rumah tangga. Jenis sampah ini biasanya dibuang begitu saja sehingga menimbulkan pencemaran. Padahal sampah organik cair mengandung unsur hara yang lebih tinggi sehingga lebih mudah diolah menjadi pupuk. Dengan mencampurkannya pada bahan pembusuk, sampah organik cair akan lebih cepat diolah dibandingkan dengan pembuatan kompos.

3. Biogas

Sumber : http://followgreenliving.com/produce-green-energy-biogas-plants/

Biogas merupakan bahan bakar yang berasal dari olahan kotoran ternak. Pengolahan biogas ini memerlukan perangkat tertentu sehingga tidak semua orang dapat membuat biogas. Meski begitu, biogas dapat menjadi salah satu sumber energi yang cukup besar.

4. Daur Ulang Kertas

Sumber : https://alamendah.org/2011/02/22/cara-membuat-kertas-daur-ulang/

Taukah kamu, kertas yang telah kita gunakan dapat didaur ulang dan digunakan kembali. Caranya sangat mudah, yaitu dengan menghaluskan kertas bekas dan mencetaknya kembali menjadi lembaran.

Lakukan hal-hal kecil yang dapat menyelamatkan Bumi kita. Dengan mengolah sampah, kita dapat mengurangi pencemaran pada alam. Mulailah langkah paling kecil untuk menjaga Bumi kita dengan memilah sampah.

Perusahaan kami menyediakan tempat sampah pilah berbahan fiberglass yang lebih kuat dan tahan lama. Lihat detail produk kami di :

https://www.facebook.com/solusikebersihancom

Atau hubungi kami melalui WhatsApp : 0857 6863 6842

Cara Aman dan Mudah Transaksi Via Online

1. Kenali Reputasi Toko Online

Ilustrasi Melihat Reputasi Toko Online
Sumber : https://www.romania-insider.com/romanias-economy-increases-by-0-3-in-second-quarter-industrial-activity-up/8964/


Ilustrasi Melihat Reputasi Toko Online

Saat ini sudah banyak situs atau toko-toko online yang beredar di masyarakat, sehingga terkadang membuat konsumen bingung untuk memilih tempat mana yang lebih murah. Namun berbelanja online tidak hanya melihat harga yang serba murah saja, penting untuk mengetahui reputasi dari toko online tersebut.

Pastikan jika tempat yang anda pilih tersebut memiliki reputasi yang baik. Anda bisa mencari tahu dari latar belakang toko online tersebut hingga testimoni dari konsumen sebelumnya. Hal ini merupakan poin dasar ketika anda ingin aman dan nyaman saat berbelanja online.

2. Bayar Lewat Rekening Penampungan Sementara

Ilustrasi Membayar Lewat Rekening Penampungan Sementara
Sumber : https://www.thejournal.ie/irish-online-shopping-eu-3830479-Feb2018/


Ilustrasi Membayar Lewat Rekening Penampungan Sementara

Cara aman lainnya yang dapat anda lakukan saat bertransaksi online adalah dengan menggunakan rekening bersama atau rekening penampungan sementara. Saat ini situs-situs belanja online memberlakukan hal ini dalam sistem pembayarannya, yang mana anda akan mentransfer uang kepada pihak penengah dan kemudian penjual akan mengirimkan barang anda.

Jika barang tersebut sudah sampai ke tangan anda, barulah pihak penengah ini akan mentransferkan uangnya kepada pihak penjual. Namun bila barang yang anda beli tidak terkirim, maka uang tersebut akan dikembalikan lagi pada anda. Cara ini memang terbilang nyaman dan aman dalam bertransaksi online.

3. Pilih Metode COD

Cash on Delivery
Sumber : https://www.englishspectrum.com/online-shopping-south-korea/


Cash on Delivery

Bagi yang ingin transaksi aman, nyaman, bahkan dapat melihat langsung kualitas barang yang anda beli, sepertinya metode ini akan sangat cocok untuk dicoba. Sistem pembayaran COD atau Cash On Delivery merupakan sistem dimana pembayaran akan dilakukan ketika telah menerima barang dari kurir pengiriman. Sehingga saat barang sampai, maka Anda akan membayarnya di tempat. Cara ini terbilang aman, sehingga anda baru benar benar membayarkan barang ketika barang sudah sampai dengan aman di tangan.

4. Gunakan Layanan Internet Banking Di Rumah

Melakukan Transaksi dengan Internet Banking di Rumah
Sumber : https://www.kovacorp.com/4-customer-engagement-trends-financial-services-industry/


Melakukan Transaksi dengan Internet Banking di Rumah

Saat ini berbelanja via online memang menjadi pilihan bagi kebanyakan orang, mudah dan nyaman menjadi salah satu keunggulan dari berbelanja online. Anda cukup mentransferkan sejumlah uang dan kemudian mendapatkan barang yang Anda inginkan.

Apalagi dengan adanya fitur internet banking, membuat anda bahkan hanya perlu melakukannya dari rumah. Namun sebaiknya lakukan transaksi internet banking dengan menggunakan komputer pribadi atau komputer rumah. Jika melakukannya dari komputer kantor atau komputer umum lainnya, maka bisa menimbulkan risiko penyalahgunaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pastikan pula jika komputer ataupun gadget yang anda gunakan sudah dilengkapi antivirus, sehingga risiko pencurian password dapat terhindar

5. Waspada Penipuan

Ilustrasi Penipuan Transaksi Online
Sumber : http://technofaq.org/posts/2016/01/how-to-recognize-online-scam/


Ilustrasi Penipuan Transaksi Online

Sebagai konsumen tentunya anda harus pintar pintar memilah saat mendapatkan informasi dari toko online yang ada. Saat ini banyak sekali toko-toko online yang melakukan hal-hal nakal, mulai dari meminta informasi rekening dengan alasan yang beragam. Jangan mudah tergoda dengan promo-promo harga murah yang tidak masuk akal. Jika memang kurang meyakinkan, akan lebih baik jika anda tidak membeli barang tersebut.

Sumber : https://www.cermati.com/artikel/cara-aman-dan-mudah-transaksi-via-online

CARA CARA KREATIF DAUR ULANG BOTOL PLASTIK

Tahukah anda, botol plastik dari minuman kemasan yang kita gunakan hanya dalam waktu yang sangat singkat tersebut ternyata baru dapat diuraikan oleh alam selama ratusan tahun? Anda bisa bayangkan betapa parahnya kondisi tersebut jika dalam kehidupan kita sehari-hari kita membuang sampah-sampah tersebut secara rutin dan menumpuk sehingga pada akhirnya akan ditimbun dibawah tanah atau dibuang ke laut yang mana akan mencemari tanah maupun laut tersebut. Sudah terlalu banyak contoh-contoh kejadian yang cukup memprihatinkan terjadi dewasa ini. Apakah kondisi ini akan terus berlanjut dan semakin parah?

Sebagai manusia, sudah selayaknya kita menyadari dan mencari solusi dari permasalahan tersebut. Karena jumlahnya yang sudah tidak terbendung, maka satu dua pihak saja akan kesulitan menangani masalah tersebut, oleh karena itu diperlukan gerakan masif dari masing-masing individu untuk mengatasi permasalahan tersebut. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, misalkan mengurangi penggunaan produk sekali pakai dengan menggantinya dengan reusable product, memisahkan sampah sehingga mudah untuk diolah dan di daur ulang secara masif, atau bahkan anda sendiri dapat berkontribusi dengan mendaur ulang sampah anda sendiri untuk anda manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari anda atau mungkin hal ini dapat menjadi peluang bisnis dengan menjualnya sebagai barang-barang kesenian atau fungsional.

Berikut adalah ide-ide kreatif daur ulang botol plastik yang kami kumpulkan dari berbagai sumber, semoga dapat menjadi inspirasi.

1. UBAH BOTOL PLASTIK MENJADI WADAH ALAT TULIS

Gedung perkantoran merupakan salah satu penyumbang sampah plastik yang tinggi, jadi, setelah menggunakan botol plastik minumanmu, jangan langsung dibuang ke tempat sampah, buatlah wadah peralatan alat tulis dengan memotong botol tersebut. Pernak-pernik dapat ditempelkan dengan mudah dan kuat menggunakan lem tembak panas. Hal ini sangatlah sederhana dan sangat fungsional. Jadilah inspirasi peduli lingkungan di lingkungan kantor anda atau anak-anak anda untuk memberikan edukasi bagi mereka.

2. GUNAKAN KEMBALI WADAH PLASTIK ANDA UNTUK BUMBU-BUMBU DAPUR

Beberapa produk minuman ekstrak bubuk atau creamer kopi memiliki wadah yang unik dan menarik sehingga sayang untuk dibuang. Wadah-wadah tersebut dapat kita gunakan kembali untuk mewadahi bumbu-bumbu dapur yang berupa bubuk misalkan garam, gula, dan penyedap rasa. Botol-botol ini didesain untuk dituangkan dengan mudah.

3. BUAT KERAJINAN POT TANAMAN DENGAN BEKAS BOTOL PLASTIK

Jika anda suka dengan dekorasii tanaman kecil untuk mempercantik rumah anda, ruang kerja anda atau bahkan mungkin untuk anda jual untuk dekorasi kantor atau kafe, anda dapat mencoba membuatnya sendiri dari sisa botol plastik.

4. GUNAKAN WADAH PLASTIK SISA DETERGENT UNTUK MENYIRAM TANAMAN

Anda dapat memanfaatkan wadah plastik sisa detergen dengan ukuran yang cukup besar untuk menyirami tanaman. Biasanya wadah ini berbentuk mudah untuk digunakan untuk menyiram. Tapi jangan lupa lepas labelnya ya, supaya tetangga anda tidak mengira anda menyiram tanaman dengan detergent.

5. GUNAKAN BOTOL PLASTIK BEKAS UNTUK POT TANAMAN HERBAL

Mirip dengan ide sebelumnya, namun digunakan untuk keperluan pribadi di kebun anda misalkan untuk tanaman herbal. Tidak perlu dekorasi yang terlalu indah untuk keperluan ini bukan? cukup potong botol plastik menjadi dua bagian dan jadilah pot sederhana.

6. MEMBUAT CELENGAN DENGAN BOTOL PLASTIK

Buat sendiri celengan babi yang lucu dengan botol plastik bekas. Selain menarik dan unik, hal ini juga dapat digunakan untuk mengedukasi anak anda tentang menabung dan hidup yang sustainable dan peduli lingkungan.

7.MANFAATKAN BOTOL LOTION UNTUK GANTUNGAN HP

Hampir seluruh manusia modern saat ini memiliki handphone, dan terkadang handphone tersebut cukup boros baterai sehingga kita dapat recharge beberapa kali dalam sehari. Kondisi pasti akan menjadi cukup membuat frustrasi jika stop kontak yang kita desain lebih tinggi dari panjang kabel dan tidak ada meja atau sejenisnya untuk meletakkan handphone anda. Tak perlu khawatir, mungkin ide menggunakan botol lotion untuk meletakkan HP anda saat direcharge dapat menjadi pilihan.

8. GUNAKAN BOTOL MINUMAN KARAKTER LUCU UNTUK LAMPU TIDUR

Beberapa produk minuman anak-anak memiliki kemasan yang lucu dan sayang untuk dibuang. Anda dapat memanfaatkanya untuk membuat lampu tidur yang lucu cukup dengan menaruh lampu di dalam botol tersebut.

9. BUAT TEMPAT SAMPAH DARI SAMPAH BOTOL

Terdengar menarik bukan? sampah yang harusnya dibuang masih dapat kita pakai untuk mengumpulkan sampah yang lainya dengan bentuk yang cukup menarik, misalkan menggunakan susunan botol-botol plastik berikut. Cukup simbolis untuk berakan go green bukan?

10. BUAT SAPU OUTDOOR DARI BEKAS BOTOL MINUMAN

Salah satu ide yang sangat menarik lainya adalah, memanfaatkan sampah untuk membersihkan sampah lainya, yaitu dengan membuat sapu outdoor dengan bekas botol plastik. Ingat ya hanya untuk outdoor.

11. GUNAKAN BEKAS BOTOL MINUMAN BEKAS UNTUK MEMBUAT TAMAN VERTIKAL

Bagi pecinta tanaman untuk menghiasi rumahnya, ada salah satu cara unik dan menjadikan diri anda lebih peduli sustainable, yaitu memanfaatkan botol minum plastik bekas sebagai pot vertikal,.

12. GUNAKAN BOTOL PLASTIK BEKAS SEBAGAI PENYEBAR SEMPROTAN AIR

Jika anda suka berkebun atau menanam rumput di halaman rumah atau taman anda, ada satu cara unik untuk menyiram tanaman dengan merata dan cepat, yaitu menggunakan sprinkler. Nah, anda dapat membuat sendiri sprinkler versi sustainable dengan menggunakan botol minuman bekas seperti ini.

Masih banyak lagi cara-cara yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan lingkungan kita yang kian hari kian banyak permasalahan yang muncul.

Kami menyediakan peralatan kebersihan untuk mendukung program kebersihan anda. Selengkapnya klik di sini

Beralih dari produk sekali pakai ke reusable

Salah satu dari cara termudah untuk menjadi eco-friendly dan mengurangi dampak lingkungan sekitar anda adalah beralih pada produk-produk yang dapat digunakan ulang atau resable. Produk sekali pakai mungkin mudah dibelanjakan dan digunakan dalam waktu yang singkat, akan tetapi, untuk jangka panjang akan beresiko menghasilkan limbah yang merugikan. Kenapa kita membutuhkan begitu banyak plastik sekali pakai? Penjelasanya cukup sederhana, karena lebih murah dan mudah diperoleh daripada produk reusable.

PLASTIK DAN PERMASALAHAN LINGKUNGAN

Meskipun produk sekali pakai dapat dibuat dari berbagai macam material, salah satu yang paling umum adalah plastik; material ini adalah yang paling berbahaya bagi lingkungan. Pastik membutuhkan waktu sekitar 400 tahun untuk berdegraasi. Begitu besar dampaknya jika material tersebut terkumpul pada landfill (ditimbun di tanah) atau mencemari bumi atau laut. Adapun, dilansir dari National Geographic pada sebuah artikel bahwa dampak plastik pada lingkungan adalah sebagai berikut:

  • 8,3 miliar ton pastik telah diproduksi sejak enam dekade yang lalu (yang didominasi oleh produk sekali pakai/disposable)
  • Hanya sekitar 12% plastik yang dibakar (incenerated), 6,2 miliar ton lainya masih menumpuk pada pembuangan
  • Dari “sampah-sampah” tersebut, hanya sekitar 9% yang di-recycle (daur ulang), yang berarti 91% lainya tidak pernah di-recycle
  • Setengah dari semua plastik yang diproduksi menjadi sampah dalam waktu setahun
  • 8 miliar ton plastik per-tahun berakhir di laut (tas plastik, botol dll)

OPSI PRODUK-PRODUK REUSABLE SUDAH TERSEDIA

produk sekali pakai tidak selalu menjadi bencana pada masa lalu. Faktanya, jika anda bertanya pada kakek-nenek anda, atau bahkan orang tua anda, mereka mungkin menjawab bahwa produk-produk sekali pakai bahkan belum ada pada saat masa mereka muda. Ketika mereka membeli sesuatu, mereka membeli sesuatu tersebut untuk jangka panjang. Hari ini, banyak orang mulai memilih untuk menggunakan barang yang cepat dan praktis daripada pertimbangan keuntungan jangka panjang. Ketika mereka berfikir pada kondisi saat ini, mereka pasti yakin mereka tidak memikirkan carbon footprint mereka sendiri serta dampak lingkungan yang ditimbulkan dalam waktu dekat. Untungnya, penggunaan produk reusable kini telah banyak tersedia. Anda dapat memilih untuk membeli dan menggunakan reusable produk dibandingkan dengan produk sekali pakai. Anda mungkin membayar sedikit lebih mahal, tetapi anda akan mendapat menggunakanya berkali-kali dan anda telah berkontribusi untuk tidak membuat tumpukan sampah pada landfill.

KAPAN ANDA DAPAT MENGGUNAKAN PRODUK-PRODUK REUSABLE

Anda mungkin sudah familiar dengan produk-produk reusable yang anda dapat gunakan dibanding dengan produk-produk sekali pakai, namun ada beberapa yang cukup populer yang sudah kami rangkum pada list berikut ini:

  • Membeli sedotan gelas, stainless stee atau bambu dibandingkan dengan plastik. Tentu saja, anda tidak membutuhkan sedotan akan lebih baik tidak menggunakanya sama sekali.
  • Menggunakan tumbler atau botol yang dapat dipakai berkali-kali dibandingkan menggunakan gelas dan wadah plastik
  • Gunakan gelas kaca atau yang bisa dicuci untuk menghindari pengguaan gelas plastik
  • Gunakan wadah makanan yang dapat dicuci dan digunakan ulang daripada menggunakan plastic wrap ataupun styrofoam
  • Gunakan tas (goodie bag) yang reusable untuk belanja sehari-hari, hindari penggunaan tas plastik sekali pakai

6 Negara dengan Pengelolaan Sampah Terbaik, Apakah ada Indonesia?

Berbicara sampah di negara sendiri memang tidak ada habisnya,banyak masyarakat yang masih enggan untuk membuang sampah pada tempatnya. Berbeda dengan  negara-negara maju biasanya sudah memiliki tata cara membuang sampah yang canggih dan teratur.

Untuk itu ada baiknya kita mencontoh beberapa negara ini dalam hal pengelolaan sampah agar tercipta lingkungan yang bersih, nyaman dan indah. Berikut enam negara yang memiliki pengelolaan sampah yang dianggap terbaik di dunia, yang dilansir dari sejumlah sumber.

1. Jepang

Jika berkunjung ke Jepang Anda pasti akan jarang menemukan sampah berserakan di jalanan. Setiap rumah tangga di Jepang tidak bisa begitu saja memasukkan semua sampah ke dalam satu kantong saja karena harus dimasukkan ke dalam kantong terpisah. Bahkan ada yang mengharuskan sampah dimasukkan ke dalam kantong yang transparan.

Ada beberapa jenis sampah untuk pemilahan tersebut. Di Indonesia sampah dibedakan menjadi dua yaitu organik dan anorganik. Berbeda dengan Jepang yang memiliki tiga jenis pembagian sampah. Ada yang dibakar dan diolah secara alami. Ada sampah yang tidak bisa dibakar, dan barang-barang bekas yang tidak dapat dimasukan ke dalam plastic sampah seperti televisi, mesin cuci, AC, kompor dan sejenisnya.

Berbicara sampah di negara sendiri memang tidak ada habisnya,banyak masyarakat yang masih enggan untuk membuang sampah pada tempatnya. Berbeda dengan  negara-negara maju biasanya sudah memiliki tata cara membuang sampah yang canggih dan teratur.

Untuk itu ada baiknya kita mencontoh beberapa negara ini dalam hal pengelolaan sampah agar tercipta lingkungan yang bersih, nyaman dan indah. Berikut enam negara yang memiliki pengelolaan sampah yang dianggap terbaik di dunia, yang dilansir dari sejumlah sumber.

2. Jerman               

Di negara Jerman ada empat macam tempat sampah sesuai fungsinya. Pertama sampah sisa makanan berwarna cokelat, kedua sampah kertas atau karton berwarna biru, ketiga sampah rumah tangga berwarna hitam dan yang keempat adalah sampah kemasan berwarna plastik kuning.

Kalau ada kesalahan, sampah tersebut tidak akan di ambil oleh petugas dan pemilik sampah akan mendapatkan surat teguran dari pemerintah. Selain itu ada lagi sampah yang harus dipisahkan yaitu sampah botol kaca dan batu baterai yang sudah habis.

Pembuangan sampah botol juga di pisahkan sesuai warnanya. Misalnya sampah botol berwarna putih atau bening di buang sesuai tempatnya dan memiliki jam operasional membuang sampah dari pagi sampai menjelang malam.

3. Swedia

Swedia punya sistem pengolahan sampah yang canggih. Dilansir The Huffington Post, mereka menerapkan manajamen sampah dengan konsep waste-to-energy (WTE). Limbah rumah tangga diolah lewat proses pembakaran. Uap panas yang dihasilkan oleh proses pembakaran ini lalu dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Kemudian listrik didistribusikan ke rumah-rumah di seluruh negeri.

Pembangkit listrik berbahan bakar sampah ini telah memasok kebutuhan panas bagi 950.000 rumah tangga dan memenuhi kebutuhan listrik bagi 260.000 rumah tangga di seluruh Swedia.

Pemerintah menyediakan fasilitas dan memberikan insentif untuk memilah-milah sampah sesuai jenisnya. Tempat sampah ada banyak jenisnya. Tempat sampahnya pun menarik, lebih mirip lemari dengan keadaan bersih dan tidak kumuh. Di tempat sampah umum juga dikelompokan sesuai jenisnya yaitu sampah organik, plastik, kertas, kaca, dan logam.

4. Belanda

Negerikincir angin ini memiliki kenangan buruk mengenai sampah. Pasalnya, di abad 17 hingga 19, Belanda dikenal karena tingginya jumlah sampah yang tak dikelola, dan banyak penduduknya yang terserang penyakit. Belanda mencari solusi terbaik.

Saat ini, mereka sudah menerapkan sistem pembakaran sampah yang cukup modern sehingga pembakaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik.

5. Korea Selatan

Cara warga Korea Selatan membuang sampah teramasuk unik. Mereka memiliki kantong kresek khusus untuk sampah. Setiap kantong punya warna berbeda untuk membedakan jenis sampah yang dibuang. Selain itu sudah tertera informasi mengenai wilayah dimana Anda tinggal. Jadi kalau membuang sampah sembarangan sudah pasti dapat dilacak keberadaannya.

Lalu, mereka memiliki tiga kategori sampah yang berbeda yaitu sampah makanan, sampah yang bisa di daur ulang, dan sampah lain-lain yang tidak bisa masuk ke dalam dua kategori itu. Misalnya popok bayi dan tisu bekas.  

Kalau  tinggal di apartemen biasanya ada satu lantai yang digunakan untuk tempat pembuangan sampah. Ruang pertama untuk membuang barang-barang besar seperti sofa, lemari, meja, dan sejenisnya. Ruang kedua biasanya untuk sampah bekas makanan dan ruang ketiga  untuk sampah daur ulang. Uniknya lagi, kalau ketahuan  membuang sampah makanan yang masih tersisa maka Anda harus membayar denda.

6. Inggris

Setiap rumah di Inggris diberikan diberikan tiga buah tempat sampah ukuran sedang dan dengan warna yang berbeda pula. Ada warna hijau,cokelat dan biru tua. Di tutup masing-masing kotak sampah ini, memiliki informasi sampah apa saja yang harus dimasukan.

Kotak sampah bewarna cokelat hanya diperbolehkan  untuk semacam daun, akar, ranting, gulma, bunga, sampah organik dapur semacam kulit kupasan buah, sampah sayuran, kertas karton atau kardus bekas.

Warna biru untuk botol kemasan plastik yang sudah tidak terpakai. Sedangkan kotak sampah dengan warna hijau  untuk mengisi sampah apa saja selain yang harus masuk ke biru dan cokelat, kecuali botol kaca.

Sumber :
https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3901947/cerita-akhir-pekan-6-negara-dengan-pengelolaan-sampah-terbaik-apakah-ada-indonesia

Pengolahan Sampah Melalui 4R ( REDUCE , REUSE,REPLACE,RECYCLE )

Dalam pengolahan sampah kita harus lah bijak serta menerapkan 4R,apa saja 4R itu mari kita simak :

  • Reduce adalah mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah atau meminimalisir sampah,contoh saja dengan :
  • Menggunakan botol minum yang bisa dicuci tidak sekali pakai
  • Menggunakan tas belanja serta mengurangi tas kresek
  • Mengurangi jajan yang menggunakan kemasan plastik atau membawa bekal dari rumah
  • Reuse adalah menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan ,contoh
  • Menggunaan bekas botol minum untuk menanam bunga
  • Menggunakan bekas tempat cat sebagai pot untuk menanam bunga
  • Replace adalah suatu upaya penggantian atau memakai alternatif ,contoh :
  • Menggunakan sapu tangan untuk mengganti tissue
  • Mengunakan tas keranjang untuk mengganti tas kresek
  • Recycle adalah mendaur ulang sampah sampah menjadi barang – barang baru ,contoh
  • Membuat tas dari bungkus kopi
  • Membuat tikar dari anyaman bungkus detergen

Dalam hal ini kita harus bersikap kreatif serta inovatif dalam penangganan sampah yang menjadi masalah selama ini, jika kita tidak menanganinya maka akan menjadi problem bagi kita contoh saja dari bau yang ditimbulkan akan menyebabkan polusi udara belum lagi dari segi kesehatan sampah membawa ribuan kuman yang akan menimbulkan ribuan penyakit.Dari penangganan sampah yang tepat maka akan terciptanya lingkungan yang bersih dan jika penggolahan 4R berjalan akan menimbulkan lapangan kerja bagi masyarakat dan mengurangi pengangguran dan juga menambah profit dan benefit bagi masyarakat.

Sampah Bermunculan Di Selokan Mataram

Kekeringan mengakibatkan sampah sampah yang berada di sungai selokan mataram bermunculan dan ada yang menambahinya dengan membuang sampah disungai,masyarakat belum sadar betul  akan bagaimana cara mengolah limbah sampah.Mungkin perlu adanya sosialisai tentang bagaimana mengolah limbah agar dapat terkondisikan dengan tepat.Sehingga sampah tidak mencemari lingkungan apalagi sungai,dipandang matapun pemandangan seperti ini tidak etis dan bahkan mungkin jijik,sebenarya dalam mengolah sampah hanya perlu kesadaran dari sendiri untuk tidak membuang sampah disungai serta perlu kesadaran untuk memilah dan mengolah sampah tersebut.

Sampah yang dibuang kesungai akan sangat berpengaruh terhadap lingkungan jika dalam sungai tersebut terdapat ikan maka habitat nya pun akan terganggu , semisal dari limbah cairan detergen yang dibuang kesungai selain mencemari mungkin juga bisa membunuh anak ikan yang masih kecil kecil.Biasakan kita sebagai sumberdaya manusia harus bijaksana dalam berfikir dan bertindak.Dalam pengolahannya sampah  kita dapat memulai dari  :

  1. Membedakan / memilah sampah organik dan anorganik
  2. Sampah organik kita bisa gunakan menjadi pupuk (buang disawah,kebun) dan anorganik kita jual kepada bank sampah atau buat kreasi agar menjadi barang yang berguna

Perlu kesadaran bahwa kita harus memilah dalam membuang sampah serta membedakan mana yang sampah organik dan non organik sehingga dapat di proses dengan tepat,sebisa mungkin kita sebagai sumber daya manusia dapat mengurangi sampah tersebut dan menggunakan barang tidak sekali pakai, contoh saja menggunakan sapu tanggan untuk mengganti tissue, menggunakan botol yang bisa dicuci untuk mengganti botol sekali pakai.

Belajar mengelola sampah dari negara maju

Masalah sampah muncul seiring pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Data dari Lembaga Perlindungan Lingkungan AS (Environmental Protection Agency) menyebutkan, penduduk Amerika menghasilkan 250 juta ton sampah padat per tahun pada 2010. Bandingkan dengan jumlah sampah padat yang dihasilkan oleh penduduk Indonesia pada periode yang sama yang mencapai 56,3 juta ton pertahun.

Menurut data statistik Eurostat, setiap tahun, masyarakat Uni Eropa membuang 3 miliar ton sampah – 90 juta ton di antaranya adalah sampah beracun. Dari angka tersebut berarti, setiap pria, wanita dan anak-anak di Eropa membuang 6 ton sampah padat setiap tahun.

Namun menemukan cara mengelola dan membuang sampah – tanpa merugikan lingkungan – terus menjadi masalah besar di semua negara hingga saat ini. Di Eropa, kebanyakan dari sampah tersebut dibakar di tempat pembakaran sampah (incinerators) atau dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir (67%). Namun kedua metode ini sama-sama merusak lingkungan.

Kebutuhan lahan untuk lokasi pembuangan sampah terus meningkat. Sampah juga mencemari udara, air dan tanah, melepas karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4) ke udara, serta bahan kimia dan pestisida ke tanah. Hal ini membahayakan tidak hanya bagi kesehatan manusia, namun juga bagi hewan dan tumbuhan.

Amerika Serikat maupun Uni Eropa, berpegang pada tiga prinsip berikut untuk menangani sampah:

1. Mencegah produksi sampah

Strategi ini adalah yang terpenting dalam pola pengelolaan sampah yang sangat terkait dengan upaya perusahaan untuk memimimalisir kemasan dan upaya memengaruhi konsumen untuk membeli produk-produk yang ramah lingkungan.

Jika upaya ini berhasil – dengan bantuan media dan lembaga terkait – maka dunia akan bisa mengurangi sampah secara signifikan dan mendorong penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan dalam setiap produk yang dikonsumsi oleh masyarakat.

2. Mendaur ulang dan menggunakan kembali suatu produk

Jika kita masih sulit untuk mencegah terciptanya sampah, langkah daur ulang adalah langkah alternatif yang bisa dilakukan untuk menguranginya.

Baik AS maupun negara Uni Eropa, mereka sudah menentukan jenis sampah apa saja yang menjadi prioritas untuk diolah dan didaur ulang, meliputi sampah kemasan, limbah kendaraan, beterai, peralatan listrik dan sampah elektronik.

Uni Eropa juga meminta negara-negara anggotanya untuk membuat peraturan tentang pengumpulan sampah, daur ulang, penggunaan kembali dan pembuangan sampah-sampah di atas. Hasilnya tingkat daur ulang sampah kemasan di beberapa negara anggota Uni Eropa mencapai lebih dari 50%.

Di AS, keberhasilan upaya daur ulang sejumlah produk juga sangat menggembirakan. Jumlah baterai (aki) kendaraan yang berhasil didaur ulang mencapai 96%. Jumlah surat kabar dan kertas yang berhasil didaur ulang ada di tempat kedua sebesar 71% dan sekitar duapertiga (67%) kaleng baja berhasil didaur ulang. Tantangan terbesar ada pada upaya mendaur ulang produk-produk elektronik konsumen dan wadah gelas. AS baru berhasil mendaur ulang seperempat (25%) dan sepertiganya.

3. Memerbaiki cara pengawasan dan pembuangan sampah akhir

Jika sampah tidak berhasil didaur ulang atau digunakan kembali sampah harus dibakar dengan aman. Lokasi pembuangan sampah adalah solusi terakhir. Kedua metode ini memerlukan pengawasan yang ketat karena berpotensi merusak lingkungan.

Uni Eropa baru-baru ini menyetujui peraturan pengelolaan TPA yang sangat ketat dengan melarang pembuangan ban bekas dan metetapkan target pengurangan sampah yang bisa terurai secara biologis.

Batas polusi di tempat pembakaran sampah juga telah ditetapkan. Mereka juga berupaya mengurangi polusi dioksin dan gas asam seperti nitrogen oksida (NOx), sulfur dioksida (SO2), dan hidrogen chlorida (HCL), yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Catatan penting, berdasarkan data EPA, upaya daur ulang dan pembuatan kompos di AS berhasil mencegah pembuangan 85,1 juta ton sampah pada 2010, naik dari hanya 15 juta ton pada 1980.

Prestasi ini setara dengan mencegah pelepasan sekitar 186 juta metrik ton emisi setara karbon dioksida (CO2) ke udara pada 2010 atau setara dengan memensiunkan 36 juta mobil dari jalan raya dalam satu tahun!

Upaya pengelolaan sampah yang baik tidak hanya memecahkan masalah pencemaran lingkungan tapi juga bisa menjadi solusi memerlambat efek pemanasan global. Sampai di mana kita?

sumber : https://www.hijauku.com/2012/05/08/belajar-mengelola-sampah-dari-negara-maju/